SEJARAH DAN PETA KONSEP

PETA KONSEP
BELAJAR SEJARAH MENYENANGKAN

Sejarah adalah kata yang membuat persepsi orang yang mendengarnya berbeda-beda.
Ada yang berpendapat bahwa sejarah berkaitan dengan masa lalu, terkesan membosankan, harus menghafal materi-materi yang bergitu banyak, dan lain sebagainya.
Padahal tidak seperti itu. Menyenangkan tidaknya sejarah terutama dalam pembelajaran sejarah tergantung dengan dua aspek penting. Pertama, bagaimana pendidik menjelaskan materi sejarah terhadap anak didiknya. Kedua, anak didik yang terkadang acuh, tidak merespon pembelajaran, mengerjakan tugas pembelajaran lain, bosan, bahkan mengantuk. Sarana ataupun fasilitas adalah penunjang, semakin lengkap atau baik sarana dan prasarana maka semakin baik pula untuk pembelajaran.
Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan berbagai cara, salah satunya adalah membuat "peta konsep". Memang peta konsep sudah lama dijadikan sebagai salah satu cara untuk mempermudah anak didik dalam memahami materi. Perbedaannya adalah unsur kreatifitas anak didik. Anak didik diberikan kebebasan untuk mengkreasikan idenya di peta konsep.
Pada peta konsep yang saya contohkan disini adalah peta konsep dengan materi "Kontribusi  Bangsa Indonesia dalam Perdamaian Dunia".
Tugas dikerjakan oleh dua orang (biasanya dipilih satu bangku). Contohnya sebagai berikut:







Gambar-gambar diatas adalah contoh peta konsep yang dibuat oleh anak-anak didik. Tugas peta konsep diberikan sebelum pendidik menjelaskan materi tersebut. Memang ada kelebihan dan juga kekurangan terhadap tugas peta konsep tersebut.
Kelebihan:
- Anak didik secara tidak langsung sudah mempelajari materi tersebut.
- Anak didik lebih antusias dalam pembelajaran sejarah.
- Anak didik lebih mudah memahami materi.
- Pendidik terbantu dengan peta konsep.
- Untuk kelas yang kreatifitasnya tinggi sangat bermanfaat sebagai penyalur ide kreatifitas.
Kekurangan:
- Untuk kelas yang tidak tertarik dengan seni atau kreatifitas, peta konsep akan tetap dibuat biasa.
- Agak menyita banyak waktu, sehingga tugas peta konsep lebih baik dibuat sebagai tugas rumah.
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan tentu saja menyenangkan. Berhubungan juga dengan situasi dan kondisi anak didik. Baik pendidik dan anak didik harus sama-sama belajar, belajar untuk menjadikan pembelajaran menjadi menyenangkan.

"BELAJAR ITU MENYENANGKAN"


Comments

Popular posts from this blog

Rumah Adat Kudus Bagian I

ORDE BARU